Media Salafy Online

Meniti jalan di atas Al-Qur'an dan sunnah sesuai dengan pemahaman salaf

Arsip untuk ‘Al Wala wal Bara’ Kategori

Syarat tinggal di negeri kafir 2

Posted by Abu Ahmad As-Salafy pada Maret 28, 2009

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Bagian Kedua dari Tiga Tulisan [2/3]

Setelah dua syarat pokok tersebut bisa terpenuhi maka tinggal di negeri kafir terbagi menjadi.

Pertama.
Ia tinggal untuk tujuan dakwah menarik orang kedalam Islam. Ini adalah bagian dari Jihad dan hukumnya fardhu kifayah bagi yang mampu untuk itu dengan syarat bisa merealisasikan dakwah tersebut dengan baik dan tidak ada yang mengganggu atau menghalanginya, karena berdakwah kepada Islam adalah wajib. Itulah jalan yang ditempuh oleh para utusan Allah. Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh umatnya menyampaikan ajaran Islam, walaupun satu ayat, di mana dan kapan saja mereka berada. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat” [Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Kitabul Anbiya', bab "Penyebutan Bani Israel"]
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Al Wala wal Bara | Bertanda: , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

Syarat tinggal di negeri kafir 1

Posted by Abu Ahmad As-Salafy pada Maret 20, 2009

Oleh
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin
Bagian Pertama dari Tiga Tulisan [1/3]

[Pembahasan 'Syarat Tinggal Di Negri Kafir' merupakan salah satu bagian dari syarah atau penjelasan 'Kitab Tiga Landasan Utama' yang di tulis oleh Syaikhul Islam Al-Mujaddid Muhammad At-Tamimi.]

Allah berfirman.

“Artinya : Hai hamba-hambaKu yang beriman, sesungguhnya bumiKu luas, maka sembahlah Aku saja”. [Al-Ankabut : 56]
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Al Wala wal Bara | Bertanda: , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar »

BENTUK LOYALITAS KEPADA ORANG BERIMAN

Posted by Abu Ahmad As-Salafy pada Maret 2, 2009

Oleh
Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan
Bagian Pertama dari Dua Tulisan [1/2]

Adapun bentuk-bentuk perwala’an (loyalitas) terhadap orang-orang yang beriman telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah, yaitu :

Pertama.
Berhijrah ke negara kaum muslimin, dan meninggalkan negara orang-orang kafir, hijrah artinya pindah dari negara orang-orang kafir ke negara kaum muslimin untuk menyelamatkan Ad-Dien.

Dan hijrah dalam artian serta untuk tujuan ini hukumnya wajib sampai terbitnya matahari dari arah barat ketika Hari Kiamat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berlepas diri dari setiap muslim yang bermukim di antara orang-orang musyrikin, maka haram bagi seorang muslim bermukim di negara-negara kafir, kecuali jika tidak mampu berhijrah dari tempat itu, atau dalam bermukimnya itu terdapat maslahat Ad-Dien, misalnya berdakwah kepada Allah dan menyebarkan Islam.
Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Al Wala wal Bara | Tinggalkan sebuah Komentar »

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.