Media Salafy Online

Meniti jalan di atas Al-Qur'an dan sunnah sesuai dengan pemahaman salaf

Hukum Menggunakan Istilah Jahiliyah Terhadap Masyarakat Muslim

Posted by Abu Ahmad As-Salafy pada April 23, 2009

Oleh
Fadhilatusy Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

MURAJA’AT FI FIQHIL WAQI’ AS-SIYASI WAL FIKRI ‘ALA DHAUIL KITABI WAS SUNNAH

[Koreksi Total Masalah Politik Dan Pemikiran Dalam Perspektif Al-Qur’an dan As-Sunnah]

Pertanyaan:
Syaikh Salih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Ada sebagian orang yang menggunakan istilah jahiliyah bagi masyarakat Islam yang terdapat kerusakan di dalamnya. Dan penggunaan istilah ini memberi konsekuensi negatif sebagaimana yang Anda ketahui. Bagaimanakah bimbingan yang benar dalam masalah ini ?

Jawaban:
Jahiliyah secara umum telah berakhir dengan diutusnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, walillahil hamd. Beliau datang dengan membawa cahaya Islam, pelita ilmu dan hidayah yang akan terus ada dan bertahan hingga akhir zaman. Tidak ada lagi masalah jahiliyah secara umum setelah diutusnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi akan masih tetap ada sisa-sisa jahiliyah dalam hal-hal tertentu dan jahiliyah yang dilakukan oleh sebagian oknum. Adapun jahiliyah secara umum telah berakhir seiring dengan diutusnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak akan kembali hingga datangnya hari Kiamat.

Adapun sifat-sifat jahiliyah yang dilakukan oleh sebagian orang atau jama’ah atau sebagian anggota masyarakat memang masih ada, namun hal itu termasuk jahiliyah dalam ruang lingkup khusus bagi yang melakukannya.

Dengan demikian tidak boleh menggunakan istilah jahiliyah secara umum sebagaimana yang telah diperingatkan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah dalam buku Iqtidha Shiratul Mustaqim.

Pertanyaan.
Syaikh Salih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Setelah diselidiki ternyata orang yang menggunakan istilah jahiliyah terhadap masyarakat Islam ialah untuk mengkafirkan masyarakat Islam tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberontakan, bagaimanakah komentar Anda ?

Jawaban.
Tidak semua orang boleh menjatuhkan vonis kafir atau berkomentar tentang vonis kafir terhadap individu ataupun kelompok tertentu. Pengkafiran memiliki batasan-batasan yang perlu diperhatikan. Barangsiapa melakukan salah satu dari pembatal-pembatal ke-Islaman maka ia dihukumi kafir. Pembatal-pembatal ke-Islaman itu sudah diketahui secara luas dan yang paling besar adalah syirik, mengaku tahu perkara ghaib, berhukum dengan selain hukum Allah, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

“Artinya : Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir” [Al-Maidah : 44]

Masalah pengkafiran ini sangat berbahaya. Tidak semua orang boleh mengucapkannya terhadap orang lain. Masalah ini merupakan wewenang hakim syar’i dan ahli ilmu yang mapan ilmunya, yang mengetahui Dienul Islam dan pembatal-pembatalnya, mengetahui situasi-situasi dan kondisi serta keadaan manusia dan masyarakat. Merekalah yang berwenang menjatuhkan vonis kafir. Adapun orang jahil, orang awam, pemula dalam menuntut ilmu tidaklah berhak menjatuhkan vonis kafir terhadap siapapun baik pribadi, masyarakat ataupun negara. Karena mereka tidak ahli dalam masalah ini.

[Disalin dari kitab Muraja’att fi fiqhil waqi’ as-sunnah wal fikri ‘ala dhauil kitabi wa sunnah, edisi Indonesia Koreksi Total Masalah Politik & Pemikiran Dalam Perspektif Al-Qur’an & As-Sunnah, hal 68-70 Terbitan Darul Haq, penerjemah Abu Ihsan Al-Atsari]

2 Tanggapan to “Hukum Menggunakan Istilah Jahiliyah Terhadap Masyarakat Muslim”

  1. wira said

    Ciri2 negara dan masyarakatnya jahiliyah bisa dilihat dari aspek

    1. hukum / aturan hidup yang dipakai bukan dari Aturan Allah

    An Nuur:1.
    (Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya.

    Al Maa’idah : 50.
    Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin ?

    Al Maa’idah : 48.
    Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian[421] terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu[422], Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu

    Alquran isinya aturan hidup dari Allah untuk mengatur manusia disegala aspek kehidupan. dan ada manusia yang mau diatur oleh Allah dengan aturan Alquran ( orang2 beriman ), ada yang tidak mau ( orang kafir )

    dan masih banyak lagi…………

  2. gunawan said

    bener juga yah, ngaku islam tapi tidak mau di atur pakai Al Quran.
    umat islam atau umat jahiliyah. atau umat islam yang aneh…………ktp aja…..

    dulu masa jahiliyah sebelum al quran diturunkan: banyak orang sholat, puasa, naik haji dll, kenapa bisa disebut masyarakat jahiliyah,dan aturan Allah juga udah diturunkan seperti taurat, zabur, injil. mungkin manusia waktu itu mau diatur sama Allah sebatas sholalat, puasa, naik haji, zakat nya saja, aspek lain seperti hukum ekonomi budaya munakahat dll diatur pakai aturan buatan mereka sendiri ( aturan jahiliyah ).contoh bisa disebut masarakat komunis manakala masyarakat tersebut di atur oleh aturan komunis dsb…..

    Al Maa’idah :47.
    Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya[419]. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik[420].

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: