Media Salafy Online

Meniti jalan di atas Al-Qur'an dan sunnah sesuai dengan pemahaman salaf

Hukum Menerima Hadiah dari Penghasilan yang Haram

Posted by Abu Ahmad As-Salafy pada Juli 8, 2009

Pertanyaan:

Apakah diterima hadiah dari orang yang bekerja pada perkara yang haram, atau sumbangannya untuk membangun mesjid atau selainnya dari amalan-amalan kebaikan?

Jawaban:

“Yang lebih hati-hati jangan diterima, kalau tidak maka (asalnya) dosa ditanggung oleh yang mengerjakan (perkara haram itu) secara langsung sebagaimana yang telah berlalu.
Dan kami katakan bahwa dosanya ditanggung oleh yang mengerjakannya secara langsung karena Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam bermu’amalah dengan orang Yahudi sedangkan mereka bermu’amalah dengan riba dan terkadang mereka mengundang Nabi Shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wasallam (untuk makan) lalu beliau memenuhi undangan mereka padahal mereka bermu’amalah dengan riba”.

Sumber : Jurnal Al-Atsariyyah Vol. 02/Th01/2006
http://almakassari.com/?p=136

Iklan

2 Tanggapan to “Hukum Menerima Hadiah dari Penghasilan yang Haram”

  1. nugraha said

    Assalamu’alaikum warhmatullahi wabarakatuh

    Jika si Fulan bekerja di bank konvensional ( bank ribawi) kemudian dari hasil gajinya dia memberikan sebagian ke ibu atau ibu mertuanya maka bagaimana hukum uang tsb bagi si penerima (bagi ibu atau ibu mertuanya) ?

    Wassalam

  2. nugraha said

    kok ngga ada jawaban ?????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: