Media Salafy Online

Meniti jalan di atas Al-Qur'an dan sunnah sesuai dengan pemahaman salaf

Adzan Pertama Di Selatan Bumi Sakura

Posted by Abu Ahmad As-Salafy pada April 24, 2009

masjid-jepangHaru dan bahagia bercampur dalam suasana shalat jum`at pertama di mesjid pertama yang dibangun di pulau Kyushu, pulau selatan di bumi sakura. Jepang adalah negara dengan mayoritas penduduknya sekitar 80% penganut Shinto atau Budha, walaupun pada kenyataannya mereka mayoritas tidak peduli tentang agama dan hidup dalam materialistik. Sekitar 70.000 dari 120 juta penduduk Jepang adalah pemeluk Islam. Pulau Kyushu adalah pulau ketiga terbesar di Jepang dengan Fukuoka sebagai pusat kota.

Perjuangan mendirikan mesjid di Fukuoka ini lebih dari 10 tahun lamanya dan menjalani estafet dari muslim-muslim pendatang yang rata-rata adalah pelajar dengan masa tinggal hanya sekitar 3 – 5 tahun. Tahun 1998 adalah KUMSA (Kyushu University Moslem Student Association) pertama kali meluncurkan kampanye proyek mesjid di Fukuoka. Setelah melewati berbagai rintangan mulai dari dana, pencarian lokasi, perijinan dan sebagainya maka pada tanggal 20 Maret 2009 akhirnya muslim di pulau Kyushu, khususnya di kota Fukuoka dapat menikmati shalat jum`at pertama di Mesjid.

Fukuoka Mesjid Al Noor Islamic Culture Center berdiri di atas area 336 m2 dengan luas total bangunan 3 lantai dan basement 672 m2. Dana pendirian masjid berasal dari sumbangan pemerintah arab Saudi dan kantong-kantong muslim dari berbagai negara yang tinggal di pulau Kyushu. Mesjid yang mulai dibangun sejak tahun 2008 ini berdiri dengan indah di lokasi yang cukup strategis di pusat kota.

Suasana haru juga terekam dalam khutbah panjang yang disampaikan oleh Brother Ahmad Maeno, Khatib asli asal Jepang yang mengajak muslim di Fukuoka untuk menjadikan mesjid sebagai pusat pendidikan dan mengenalkan Islam dengan baik dan benar. Khatib mengajak untuk melakukan pendekatan secara bertahap kepada orang Jepang dan menjelaskan 3 poin penting yaitu menjelaskan tauhid, mengajak dg ikhlas dan hikmah sesuai bahasa kaum dalam hal ini orang Jepang, dan mendidik muslimah mualaf yang merupakan bagian terbesar dari mualaf di Jepang lebih dari 90% dan mereka adalah ibu bagi generasi kedua muslim di Jepang.

Suka cita tampak dari wajah ratusan muslim dan muslimah yang hadir saat itu. Muslim menempati lantai 1 dan basement, sedangkan muslimah menempati lantai 2 dan 3 turut mendengarkan materi khutbah. Berbagai cendera mata semakin menambah keceriaan hadirin saat itu. Rasa syukur semakin besar ketika suara adzan diperbolehkan keluar mesjid, padahal sebelumnya ditentang oleh penduduk setempat. Biarkan nama-Mu berkumandang indah, menembus relung-relung hati dan mengetuk untuk kembali kepada-Mu dalam hiruk pikuk materialisme Jepang. Hati semakin tertunduk mendengarkan suara adzan pertama menembus langit di selatan bumi Sakura. (Yayan Sofyan, graduate student of Kyushu University)

4 Tanggapan to “Adzan Pertama Di Selatan Bumi Sakura”

  1. Anonim said

    waalhamdulillah ‘ala kulli haal..semoga ada salafy di jepang.amin.

  2. ikhsan maulana said

    alhamdulillah akhirnya masjid pertama di bumi sakura, semoga perkembangan Islam disana mulus tanpa gangguan

  3. ASus said

    Semoga makin banya yang memeluk dan mempelajari ISlam…jgn hanya menjadikan islam nama agama saja y sperti di Indonesia..memang manusia tidak luput dari rsa khilaf, sayapun juga bgitu…

  4. Alhamdulillah Hirabbil Aaa lamiiin….dgn kebesaran namamu ya ALLAH…engkau telah meletakan rumahmu yg teramat syakral untuk umat ISLAM…dan kumandang Adzan Pertama di bumi sakura…

    Terima kasih kami yg tak terhingga untuk mu …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: